MENGENAL KONSEP GREEN LIVING
Konsep gaya hidup sehat dan berkelanjutan dengan meminimalisir dampak buruk terhadap alam. Meski begitu, green living tak hanya berfokus untuk mengurangi penggunaan plastik maupun kendaraan pribadi, namun juga mencakup berbagai faktor makro yang mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Misalnya, menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, melakukan penghematan energi, mengatur sistem pengolahan limbah, mulai menggunakan green technology atau teknologi hijau, dan sebagainya.
Cantik & Ramah Lingkungan
Menerapkan green living pada hunian artinya berfokus pada penggunaan bahan bangungan yang berkelanjutan, panel surya untuk melakukan penghematan energi, menerapkan daur ulang, dan menjaga keasrian lingkungan dengan berbagai tanaman hijau. Penghematan ini bukan hanya baik untuk lingkungan, namun juga merupakan investasi terbaik untuk kehidupan jangka panjang.
Selain ramah lingkungan, penerapan green living juga akan mempercantik lingkungan hunian. Hal ini bisa dilakukan dengan pembuatan taman atau garden yang dipenuhi dengan tanaman di sekelilingnya.
Cara Menerapkannya
Ada banyak developer yang membangun hunian dengan pendekatan lingkungan dan gaya hidup sehat. Biasanya, rumah dengan konsep ini disebut sebagai eco-house. Lantas, bagaimana cara menciptakan hunian dengan pendekatan eco-house atau green living?
Cara paling sederhana untuk menciptakan rumah yang eco-house adalah, dengan membuat sebuah taman di rumah. Memperbanyak tanaman atau membuat area hijau, nyatanya dapat membuat suasana rumah menjadi lebih sejuk dan sehat. Jika lahan terbatas, maka masih bisa Anda siasati menggunakan taman vertikal atau vertical garden. Kehadiran taman di dalam rumah dapat membantu meningkatkan kualitas udara pada hunian.
Namun, sirkulasi udara yang baik tentu tidak bergantung pada ketersediaan taman saja. Hal itu dapat terwujud dengan ketersediaan jendela yang memadai. Anda harus memperhitungkan jumlah jendela rumah yang akan dibuat, serta pastikan jumlahnya cukup sebagai sirkulasi udara.
Memadai atau tidaknya sirkulasi udara, tentu memberi pengaruh besar kepada konsep green living atau eco house. Selain menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat, Anda juga dapat menghemat energi listrik pada hunian.
Anda pun perlu memperhatikan asupan pencahayaan alami ke dalam hunian, khususnya di siang hari. Karena pencahayaan alami dapat menciptakan atmosfer rumah yang lebih hidup dan sehat. Demi menciptakan hunian yang ramah lingkungan, Anda juga harus memperhatikan material yang digunakan. Material alami seperti kayu, bambu, batu bata, atau bebatuan lain bisa dipadukan untuk merancang bangun yang modern.
Perpaduan berbagai material alami ini tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat mempercantik tampilan hunian.